Kulihat kebahagiaan di matamu,
Menari-nari indah,
Tak sabar akan petualangan baru,
Kau akan pergi.
Sebisaku memberimu kenangan indah,
Namun terlambat.
Inginku kau tetap tinggal,
Namun sudah terlambat.
Aku bahagia,
Aku berdusta.
Jiwaku rapuh,
Parasku tersenyum.
Untuk apa aku berusaha keras?
Tak punya alasan untuk berjuang.
Oh, Tuhan, mengapa?
Ragaku hidup, batinku mati.
No comments:
Post a Comment