Tetap saja ada yang mengiris,
Menyayat,
Dan pedih.
Lubuk itu tidak bisa berbohong.
Kau tahu?
Setiap kata yang kau ukir,
Memiliki bilah yang menusuk.
Rangkaian yang sangat indah,
Bukan untukku.
Dan aku, hanya bisa memandang,
Bertanya, 'Mengapa? Sampai kapan?'
Tak ada jawaban.
Bertanya pun entah pada siapa.
Sendiri dalam senyapmu,
Aku terjebak.
'Ini tentang waktu.'
Terkadang, waktu sangat keparat,
Menguras ikhlas dan sabar hingga habis.
No comments:
Post a Comment